Minggu, 11 Desember 2011

setengah mati merindu


Mengapa waktu

Tak pernah berpihak kepadaku


Apakah aku terlalu


Terlalu banyak berkelana

Mengapa kita

masih saja tak pernah bersatu


Selalu saja bertemu bertemu saat


Kau milik yang lain

Mungkin kau bukanlah jodohku

Bukan takdirku


Terus terang

Aku merindukanmu
Setengah mati merindu

Tiada henti merindukanmu

Masih hatiku untukmu

Aku tetap menunggumu

Jumat, 09 Desember 2011

Penyakit-penyakit Karena Memendam Emosi

Kamis, 08/12/2011 18:33 WIB 

Penyakit-penyakit Karena Memendam Emosi

Merry Wahyuningsih - detikHealth


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Memendam emosi atau perasaan tidak hanya berdampak pada gangguan psikis tetapi juga dapat berdampak langsung pada gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa penyakit yang terjadi jika Anda sering memendam emosi.

"Emosi dan perasaan trauma yang tidak ditangani dengan baik, lama-lama dapat menumpuk pada bagian tubuh dan berpotensi menimbulkan penyakit. Ini karena orang yang emosinya kacau otomatis imun tubuhnya turun, napas berantakan, suhu tubuh naik, depresi atau terlihat lebih tua, juga emosi negatifnya lama-lama menumpuk di bagian-bagian tubuh lain," ujar Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Berikut beberapa penyakit yang berhubungan dengan emosi, yaitu:

1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.

2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.

3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.

4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.

5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.

6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.

7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.

8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.

9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.

10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.

11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.

12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.

13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.

14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan.

15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.

16. Mata minus, karena takut akan masa depan.

17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.

"Orang yang emosinya tenang, apapun yang dilihatnya lebih jelas. Bila Anda punya masalah lalu dibawa ibadah, mau sujud beribu-ribu kali kalau emosi Anda belum tenang akan percuma," lanjut Irma.

Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.

"Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.

Minggu, 27 November 2011

Manusia Bodoh

Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi Satu kenangan manis
Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang kali



Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir



Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Tak cukup membendungnya



Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku



Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakinku indah
Tapi sampai kapankah kuharus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu

Sabtu, 26 November 2011

Till The End of Time

I try to resist what my heart feel
But I'm falling into pieces
Drifting further away from you
Everything won't seem right
If you were here with me
You'd brush away this lonelinnes from me



There will never be another by my side
Because all I am is just for you
And there can never be another by my side
I need you here with me



And brush away this lonelinnes from me

Everything was seem so right 
If you were here with me
Everything was seem right... once agaon 
I need you here with me

Kamis, 24 November 2011

Rindu

Selama aku mencari...
Selama aku menanti...
Bayang-bayangmu diatas senja..
Matahari membakar rinduku...
Ku melayang terbang tinggi...


Tuk slalu mega-mega...
Menembus dinding waktu...
Ku terbaring dan pejamkan mata...
Dalam hati ku panggil namamu...
Semoga saja kau dengar dan merasakan...


Getaran dihatiku...
yang lama haus akan belaianmu...
seperti saat dulu...
Saat pertama kau dekap aku dan kau kecup bibir ini...
Dan kau bisikkan kata-kata ku cinta padamu...


peluhku berjatuhan...
menikmati pelukkan...
perasaan yang teramat dalam,,,
telah kau bawa segala yang kupunya...

Rabu, 23 November 2011

Rahasia Hati

Waktu terus berlalu..
tanpa kusadari yang ada hanya aku dan kenangan..
masih teringat jelas... 
senyum terakhir yang kau beri untukku....




tak pernah ku mencoba
dan tak ingin ku mengisi hatiku dengan cinta yang lain
kan ku biarkan ruang hampa didalam haidupku




bila aku harus mencintai dan berbagi hati
itu hanya dengan mu
namun bila ku harus tanpamu
akan tetap ku arungi
hidup tanpa bercinta


hanya dirimu yg pernah tenangkan ku dalam pelukmu...
saat aku menangis.....




# tak pernah ku mencoba, dan tak ingin ku mengisi hatiku dengan cinta yang lain...

Sabtu, 19 November 2011

Malam Tanpa Judul...

Malam bukannya kau disampingku...
Malam bukannya kau dekap aku...
Malam tidakkah kau lupa aku...


Malamku,,
malam ini aku berada di ruang dengar ini lagi,,,
hal yang membingungkan, harus bahagia atau sedih?
Disatu sisi aku bahagia bisa mendengar suara itu lagi,
tapi di sisi lain...

Malamku,,

ketidak hadiranmu disini memang sangat berat untuk disadari...
tetapi sekedar mendengarkanmu sudah cukup untuk membuat hati ini tenang...


Hampir setiap malam aku selalu berharap,
agar kau tetap menjadi malamku seperti dulu...
tapi kurasa.....


Malamku,,
Walaupun kini kenyataan nya kau tidak lagi menjadi malam yang selalu menemaniku sebelum tidur,,,
tapi tempatmu sebagai malamku tidak pernah terganati...

Malamku, aku akan selalu disampingmu....



#2806